Senin, 02 Maret 2009

Mulai dari diri sendiri

Begitu susah memulai segala sesuatu dari diri kita sendiri. Ibaratnya, seperti memutuskan untuk menjalani jalan yang akhirnya tidak diketahui. Hal yang baru, memang menarik, namun susah dijalani. Walaupun hati sudah mengerti, tapi tetap saja, diri enggan menjalani.
Kitalah yang harus memulai segala sesuatu. Orang lain hanyalah sebagai simulator untuk menyemangati kita. Apapun itu, pasti ada awalnya. So, jangan hentikan niat baik kamu hanya karena tidak ada yang mendukung. Misalnya saja, kalian ingin berhenti di lampu merah yang detiknya menunjukkan detik 79, tetapi orang lain tetap saja terus. Tetaplah berhenti, walau tak ada dukungan.
Ibaratnya, kamu ingin seluruh dunia berwarna pink, warna kesukaanmu. Kamu tidak mungkin menyuruh orang lain memakai baju pink dan mengecat semuanya dengan warna pink bukan? Jalan yang paling baik, adalah dengan menggunakan kacamata berlensa pink. Dengan itu, langit pun akan terlihat berwarna pink. Begitu pula jika kamu ingin seluruh dunia penuh musik. Tidak mungkin kamu menyuruh semua orang menyanyikan lagu kesukaanmu bukan? Cukup gunakan headset, dan dimanapun kamu berada, akan terdengar nyanyian itu.

Erna LuLus!!!!

Duuuh, senengnya, Erna lulus tes SMUT 2009. Tapi harus ikut tes kesehatan, tanggal 2-12 Maret ini. Selamat ya, buat temen-temen yang udah lulus tes. Tapi, jangan terlalu seneng dulu, cz masih ada tes kesehatan dan yang paling penting adalah UN 2009 ini.
G kebayang deh, bakalan jadi mahasiswa PSPD, karena Erna g nyangka sama sekali. Pas tes, Erna liat banyaaaak banget pelajar-pelajar yang memancarkan aura kecerdasan tingkat tinggi. Pokoknya jadi ciut abis. Apalagi pada saat itu, Erna lagi g sehat. Erna g bisa tidur saat malam tes itu, karena muntah mulu. Bahkan, Erna g bisa makan dari siang. Kalo makan, perutnya jadi mual. Sampe jam 3 pagi, Erna masih g bisa tidur dan susah banget bangun. Syukurlah, pada saat tes akademis, Erna bisa nahan perut biar g mengeluarkan isinya. Kan malu, diliat orang seaula!
Tapi, Erna jadi takut, gimana kuliah ntar yaa…
Doain ya temen-temen, biar Erna bisa wujudin cita-cita Erna menjadi dokter kandungan. Doa temen-temen sangat bermakna bagi Erna.

GImAna Seeh Tes PsiKotes itu?

Bagi temen-temen yang udah pernah ikut SNMPTN ato Tes Masuk Perguruan Tinggi pasti tau apa dan gimana tes Psikotes itu. Setiap tes psikotes punya format yang berbeda tergantung tujuan tes tersebut.
Kali ini, Erna pengin ceritain gimana tes psikotes yang Erna dapet pas ikut tes SMUT. Tapi tesnya dah lama… G p p kan, kalo udah basi? hehe
Pertama, peserta dibagikan buku, yang isinya ada 4 jenis tes. Isinya t berkisar te kesesuaian bentuk. Tes jenis 1, kita disuruh mencari pola lanjutan dari 3 gambar yang ada. Yang ke 2, kita disuruh menyesuaikan bentuk dan pola yang sesuai. Tes 3, mencari 2 gambar yang berbeda dari 2 gambar yang disediakan. Yang ke 4, mencari salah satu gambar yang jika diberi titik pada gambar tersebut, hasilnya sama dengan gambar pada soal. Kunci pada tes ini adalah kecepatan. Waktunya cukup terbatas. Kamu bisa cari contoh-contoh tes seperti ini pada buku-buku psikotes untuk CPNS.
Kedua, tes perilaku. Yang ini mah, g usah dipelajari, bisa aja kok.
Ketiga, tes pengetahuan umum. Yang ini tesnya berkisar pengetahuan kosa kata dan informasi kamu.
Keempat, tes hubungan kata. Yang ini juga ada di buku soal-soal Psikotes untuk tes CPNS.
Kelima, tes kecerdasan matematika. Waktunya sangat terbatas. Kamu harus menjawabnya dengan cepat dan tepat. Soalnya berkisar hitungan-hitungan umum, ada yang sederhana juga ada yang rumit.
Keenam, tes kecepatan tangan dan pikiran. Disini ada 27 baris dan 50 kolom. Kamu harus menghitung jumlah angka yang berdekatan dalam baris pertama dengan cepat, sebelum diperintahkan pindah ke kolom berikutnya, sampai kolom 50.
Ketujuh, ada 5 gambar kubus yang berbeda sisi, dan ada 20 soal. Kamu harus mencari kubus mana yang sesuai dengan soal yang diberikan. Gambar kubus yang diberikan Cuma memperihatkan 3 sisi, jadi agak susah. Di sini kamu harus menggunakan imajinasi kamu dalam membolak-balik kubus yang ada sehingga mendapatkan kubus yang sama.
Kedelapan, tes ingatan. Disini kamu diberi 25 kata dan diberi waktu 3 menit untuk menghapal/mengingatnya. Setelah itu kamu disuruh kelompokkan kata tersebut sesuai bagiannya.
Kesembilan, tes kreatifitas. Kita disuruh meneruskan gambar yang ada. Ada 8 kolom, dan setiap kolom digambar bentuk yang berbeda-beda. Ada titik, garis, setengah lingkaran dll. Gambar yang kau buat g boleh dihapus, jadi harus hati-hati banget gambarnya. Rasanya, ini juga ada di buku soal-soal psikotes tes CPNS.
Kesepuluh, entah tes apa. Kita disuruh menggambar pohon berkambium.
Kesebelas, tes kepribadian. Soalnya sekitar memiih perilaku yang sesuai dengan kepribadian kamu.
Mungkin ada yang ketinggalan, soalnya Erna lupa. Tes ini menghabiskan waktu sekitar 4 jam. Kunci dari semua tes sebenarnya adalah kecepatan. Namun tak kalah penting adalah persiapan mental dan kesehatan kamu. Sebelum tes, jangan lupa berdoa dan makan yang cukup, agar kondisi kamu fit saat menjawab soal. Tes ini g bisa direkayasa hasinya, sebab yang memeriksa adalah orang-orang yang udah ahli. Jadi, jawablah semuanya sesuai dengan kata hati dan otak kamu. Jangan lupa latihan soal pada buku-buku soal yang banyak dijual. Kamu bisa bertanya pada temen-temen kamu yang berpengalaman, agar punya banyak referensi. Cuma, jangan terpaku sama tes psikotes. Kamu juga perlu mempersiapkan diri untuk tes akademis. temen-temen kamu yang berpengalaman, agar punya banyak referensi. Cuma, jangan terpaku sama tes psikotes. Kamu juga perlu mempersiapkan diri untuk tes akademis. Yang penting, BERUSAHA N BERDOA ya? good luck!